Permintaan Hati

Maret 21, 2008

Rasanya setiap detik bersamanya begitu berharga. Karena tau dia bukan milikku, setiap waktu yang kulalui dengannya terasa begitu indah. Tak ingin aku berpisah darinya, aku ingin terus di dekatnya meskipun hanya untuk melihat wajahnya. Saat-saat perpisahan darinya, rasanya hanya akan membawaku kembali dalam kegamangan. Ingin terus bersamanya, walaupun di bukan milikku, hatinya bukan untukku.

 

Bisakah perasaan ini dihilangkan? Rasa ingin memilikinya, cukup tinggalkan saja rasa peduliku untuknya. Rasa ini hanyamembuatku merasakan kesakitan baru. Kegalauan hati. Rasa sakit melihatnya pergi. Benci rasanya membayangkan segala pikirannya bukan tercipta untukku. Inginku berbagi dunia dengannya, inginku merasakan dunianya.

 Ya Allah,

Jangan biarkan aku membohongi diriku sendiri. Tolong hilangkan saja perasaan ini, hilangkan bayangannya dari benakku. Yang selalu menggangu malam-malamku, yang selalu berlalu-lalang di pikiranku. Benci rasanya, merasakan dia ada di dekatku tapi tetap bukan untukku, hatinya bukan milikku. 

Tolong jadikan ia teman terbaikku

Satu Tanggapan ke “Permintaan Hati”

  1. atlitsepedahias berkata:

    oooh..darling,what are you talking about sih babe…??
    so melooouw… kenapa sayang! ayo !! semangat dong tataaa….
    cinta itu gak harus memiliki kok ta.. ayo dong ta! kamu pasti bisa sayang…=) walaupun terasa berat banget cuma bisa ngerasain sendirian..tanpa dia tau..
    itu yang sedang kulakukan sekarang,,mencoba untuk menikmati ini semua walaupun dia ga tau.,, ini seru ta!coba deh.. nikmati aja..
    sakiit sih rasanya..tapi biarin rasa itu tetep aada ta.. karena itu sebenernya yang bisa bikin kita semangat! coba rasa itu gak ada… ya kan? gak deg” ser lagi.. apa seh ika? aghahahaha…seseorang yang kusuka lebih dari 4 tahun lamanya tapi sampai sekarang dia belum tau .. pernah berkata: ” apakah hidup itu hanya untuk memilih pasangan? masih banyak yg bisa dikerjakan di dunia ini.”
    ayo semangat ta.. aku saja bisa.. kenapa kau tidak?si kuatku?=)

Tinggalkan Balasan